body{display:block; -khtml-user-select:none; -webkit-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; -o-user-select:none; user-select:none; unselectable:on;} TuneList - Make your site Live

Cari-mencari gia ne aisyemen

Sabtu, 18 Mei 2013

SENTUHAN AJAIB Bahagian III


"Penumpangan" bermaksud proses atau cara menumpangkan. Sedangkan "menumpangkan" bererti memberikan sesuatu supaya dibawa, menyerahkan sesuatu supaya dijaga, menitipkan, mengamanatkan. Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan secara mudah bahawa penumpangan tangan adalah suatu cara untuk memberikan amanat kepada seseorang dengan menggunakan tangan. Pengertian lain dari penumpangan tangan adalah apabila seseorang meletakkan tangannya atas tubuh orang lain untuk keperluan rohani tertentu.

Misalkata dalam Pentahbisan - maksudnya pengakuan dihadapan orang lain bahawa orang yang ditahbiskan akan digunakan untuk tujuan Allah.  
Misalnya 
 Musa meletakan tangannya ke atas Yosua bin Nun 
kitab Bilangan 27:18 om ulangan 34: 9
Spiritual Impartation ( Impartasi Rohani ) Maksudnya, ada berkat rohani yang diimpartasikan (diberikan) kepada orang yang ditumpangi tangan 
( Lambang Pencurahan Roh kudus ) 
 (Bilangan 27:20, Ul. 34:9).

{Ini sama ketika, kalo kita memiliki kesempatan menengok Pentahbisan Paado gia so sweet}

Pengangkatan ke sebuah kedudukan baru 
- Bilangan 27: 18 -
Pengalihan pihak berkuasa (kekuasaan) rohani
 - Bilangan 27: 23 -
Pengaliran berkat dan warisan 
-Dimana Ishak memberkati Yakub- 
Kitab Kejadian 27 :21-30

Sebagai tanda mohon berkat 
 Dimana anak-anak kecil dipeluk-Nya dan sambil meletak tanganNya
 (Markus 10:16)
 Sebagai tanda penyembuhan oleh Yesus
 (Lukas 4:40; Markus 6:5; 7:32-36; 8:22-26) 
dan para murid-Nya 
(Markus 16:18; Kis 9:10-19; 28:8);
Sebagai tanda kesatuan antara orang yang mendoakan dengan yang didoakan 
(Kis 6:6: 1Tim 4:14; 2Tim 1:6). 
Penerimaan Roh Kudus 
- Kis.8: 17-

Dalam ayat 4 ( Matius 8:4 ) pula merupakan penyembuhan total gia
Yesus kalau bekerja nda setengah-setengah. Ia bukan saja menyembuhkan penyakit kusta orang itu tetapi ia juga mau memulihkan status sosial orang itu.
Oleh sebab itu ia menyuruh si kusta yang sudah sembuh itu datang melapor ke pada para imam 
(kerana mereka yang mempunyai kuasa untuk menyatakan bahawa seseorang sudah tahir dari sakit kusta) 
Imamat 14:2-4 
Itulah hebatnya Yesus, Ia tidak hanya menyembuhkan tubuh tetapi juga menyembuhkan jiwa.
Setelah menghadap para imam dan diperiksa penyakit kustanya sudah sembuh, si orang itu akan menerima surat keterangan bahawa ia sudah sembuh.
Dengan demikian ia tidak akan dipulaukan lagi, dan boleh masuk ke sinagoge lagi!
Hebatkan Tuhan Yesus karen gitu aisyemen!!!
Yesus kalau bekerja selalu tuntas dan menyeluruh gia!
So ringkasnya gia 
Pertama, si kusta menunjukkan sikap yang sesuai terhadap Yesus, berlutut dan memohon kesembuhan.
Kita harus belajar dari si kusta ini.
Masing-masing dari kita mirip si pesakit kusta, yang memerlukan penyembuhan dari Yesus.
Masing-masing dari kita mempunyai penyakit kusta hati, atau jiwa.
Kita harus memohon kepada Yesus, berlutut, dan meminta bantuanNya, dan Ia akan tergerak oleh belas kasihan, menghulurkan tangannya, menyentuh kita, dan menyembuhkan kita.


Jika kita mengakui di hadapan Allah bahawa kita memerlukan kesembuhan seperti si kusta tadi, maka Allah akan mempunyai belas kasihan kepada kita.
Jika kita tidak mahu mengakui bahawa kita butuh disembuhkan, maka sama saja kita tidak memerlukan Allah - yang merupakan kesalahan besar!

Jadi kesimpulannya gia...Sudahkah anda merasakan sentuhannya? Kalau belum mendekatlah dan rasakan sentuhanNya yang mengubahkan itu!

Punya main panzangkan catat yang tertulis dalam kepala utak om my heart gia tetapi secara inda langsung sya suga terikut sembuh gia ne..because mengsharingkannya dalam sentuhanNya untuk ikut serta dalam memberitakan kabar baik gia hehehe.. 
~Peace~
AMIN

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Jumlah Paparan Halaman